Munajat di penghujung tinta.
Demi usia
yang tidak semakin bertambah
Demi senggang waktu
yang kian terhimpit.
Demi dua jiwa
bersegeralah!
Dan demi 24 tahun
yang kupinjam dari Dia untuk kehidupan ini
Dan demi saat yang nanti, nanti
Mungkinkah jadi milik kita lagi?
Demimu ummi,
dan demimu ayah
yang tiada pernah putus doa
mendoakan jiwa ini terus bisa hidup
mandiri
akhirnya.
Rindu.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan