Tafsiran hati.
He's always by your side. By my side. InshaAllah.
Ya Allah, dulu saya mahu segera kembali ke daerah ini. Hanya kerna saya mahu lari dari fitnah. Saya mahu lari dari sana, kerna lelah bersama manusia yang kerap membohongi, namun pada satu ceruk...saya tetap punya sahabat yang sering bersama susah senang saya. Bahkan tanpa syarat. SubhanAllah, mereka adalah nikmat juga kebahagiaan terbesar buat saya. Sungguh.
Ya Allah. Sudahpun saya kembali ke daerah ini. Namun, rasa sebak, jua sesal...menusuk masuk ke dalam hati. Seharian di sini, saya belum bisa menemukan keinginan-keinginan saya. Betapa saya bersungguh meletakkan harapan pada manusia. Ya Allah. Janganlah kiranya perasaan ini kerna nafsu saya sendiri. Justeru, berikan saya kekuatan. Saya tidak bisa kuat tanpaMu, Allah. Nikmatnya tarbiyah. Nikmatnya menyebut-nyebut nikmat Allah. Nikmatnya menyatakan syukur pada Allah. Itu masih belum saya temukan disini. Ya Allah. Izinkan saya menjadi tauladan bagi mereka. Izinkan saya memulakan kebaikan...sehingga suatu hari, saya bisa bersama mereka melakukan kebaikan-kebaikan sebagai jalan untuk kembali dekat pada Ilahi Rabbi.
Ya Allah. Jangan biarkan saya kufur dalam diam. Dalam keadaan saya tidak sedar. Saya mahu lebih menghargai waktu bersama mereka disini. Mereka jua adalah nikmat. Jalan kenikmatan untuk saya lebih sabar. Jalan nikmat untuk saya lebih faham manusia, bahkan saudara saya sendiri. Jalan nikmat untuk saya bawa dakwah itu ke dalam diri mereka. Ya Allah, sungguh tidak ada kekuatan selain kekuatan itu dariMu. Ya Allah, tidak ada tujuan selain tujuan saya kembali ini adalah untuk membawa mereka kembali mencintaiMu. Dengan penuh seluruh. Saya bakal lelah. Bakal penat. Semoga kepenatan ini buat saya puas. Semoga kepenatan dan titis peluh ini bisa menjadi saksi dihadapanMu kelak. Ilahi Rabbi, Anta habibul a’zomuli. Irhamna Ya Allah. Allahu Rabbi. Anta Rabbal ‘alameen.
Allahu’alam.
WardatulHikmah
09 Mei 2011
0834 p.m
Selangor.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan