Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahu Akbar....wa Lillahi l-hamdih.
Segumpal daging,
bernama hati.
Lama kau diam membungkam
dosa nan nista bersawang
tuanmu tidak peduli itu
lama tuanmu tidak peduli
sehingga terlalu lama,
dan kini lukamu makin parah berdarah!
Segumpal daging,
bernama hati.
tuanmu terpedaya
pujuk rayu nafsu nan palsu
sehingga karat-karat hitam membintik
satu...dua...tiga...
hingga terhakis pahala lalu
tuanmu tetap diam sahaja
hati, tidakkah kau mengerti?
Segumpal daging,
bernama hati.
Kerasmu membatu
tidak ada yang bisa melembutkan
tidak ada yang bisa membantumu
pada saat tuanmu tidak mahu lagi peduli.
hening pagi itu,
seluruh cakerawala berjaga
demi merebut sekalian rahmat Tuhan
tidak terbendung luasnya
sepenuh isi langit,
seluas isi lautan...bahkan lebih!
selebar-lebar sayap-sayap malaikat
bahkan lebih dari seisi dunia.
tuhanmu baru menyedarkan itu.
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar!
Segumpal daging
bernama hati.
Susuri kejernihan itu bersama tuanmu.
Dia mahu kembali.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan