Isnin, 27 Jun 2011

Diari.

Bismillah.
diari : sedikit berhubung apa yang dirasakan saat ini.


'andai sahaja hati saya bisa setenang ini. subhanAllah.

SubhanAllah. Jujur, kurang arif tentang rencanaNya lewat hal yang dilalui saat ini. Sungguh hati berkata benar tentang perasaan. Perasaan ini semakin terbina. Harus bagaimana utk saya membunuhnya lagi? Ilahi Rabbi, menghina diri selaku hambaMu yang banyak lemahnya. Ilahi Rabbi. Andai sahaja dia tahu, kalau saya benar-benar memaksudkannya. Andai sahaja dia hati kalau hasrat hati sudah saya panjatkan padaMu. Namun, hal itu tidak akan pernah berlaku. Bahkan mustahil! Langit itu makhlukMu. Bahkan bumi itu makhlukMu. Namun,  antara mereka benar saling perlu. Mati salah satunya, yang satu lagi bisa melemah. Harusnya diri lebih sedar tentang hakikat ini. Sudahpun Kau hadirkan dia dalam lembaran kisah hidup yang kujalani saat ini, biarlah sekadar biasa-biasanya sahaja. Agar nantinya tiada hati yang bakal kecewa.

Ya Allah. Sungguh Engkau tahu hinanya hamba. Biarkan dalam menata ukhuwah yang baru, saya tidak tergesa-gesa. Bantu saya. Biar saya bisa bunuh dengan sesungguh-sungguhnya perasaan ini. Dengan penuh seluruh. Ya Allah, Anta hafizi, perkenankan doa saya.

Saya malu pada diri saya sendiri. Malu menghadapMu dalam keadaan hati belum bersih total.

-nurnurullah-
25 Rejab 1432 H
Kelantan.

Tiada ulasan: