Bismillah.
(diari : manisnya ukhuwah bila dibajai pakai iman dan taqwa.)
melewati Subuh...
mentari mengengsot perlahan...
memasuki nuansa cakerawala...
menyimbah dengan cahaya yang penuh warna ceria.
Antara jam 7, hingga 8 pagi. Kami bertiga pamit. Kereta pacuan 4 roda dipacu laju, 'membelah' jalan yang semakin sesak dengan manusia. (sempat berfikir, apakah di akhirat sana nanti juga kan begini?). ramai orang. 35 minit lebih kurang, sampai ke ruangan terminal. selesai urusan di sana. kereta dipandu lagi. bukan segera pulang. ke arah yang lain. menunaikan janji yang terpatri. malam sebelumnya.
Alhamdulillah. sampai juga akhirnya.
Gadis itu segera keluar. menyambut dengan senyuman yang tampak ikhlas. Nurul Husna. dia yang saya kenali dulu. waktu kuliah, kami sering-sering juga saling ziarah. subhanAllah. dengannya, terasa ukhuwah ini berlangsung tanpa syarat. kamu tulus dik. pernah satu saat, waktu itu kita sama kuliah. saat kau rebah, kakak yang dikau cari. subhanAllah. barangkali keterikatan hati ini yang buat kamu menyenangi kakak. bahkan itu dalam rencanaNya. subhanAllah. kamulah antara yang sangat mendewasakan kakak. kamu sebagai wasilah. dan tentunya kedewasaan itu kerna Maha Hebat Allah, tuhan kita.
saat berpamitan, sempat dikau sapa. "nanti kita jumpa lagi ya kakak!" subhanAllah. antara tanda tanya juga ribut syukur. barangkali kami erat kerna antara dua hati ini, tiada yang saling mengecewakan. dibajai dengan ukhuwah yang selayaknya. jujur, kakak bakal merinduimu di sana nanti. sama-sama kita bawa ukhuwah ini ke syurga. insya Allah. sekarang bersegera kita melaksanakannya.
-semoga Allah berkati kasih sayang ini. ameen-
-nurnurullah-
28 Reja 1432 H
KB-BRI.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan