Selasa, 5 April 2011

Duhai hati, cukuplah menangisi. Kembali pada CINTA dengan penuh seluruh!


Suatu waktu...
saat kesempatan itu Tuhan benar-benar beri kepada saya...
tidak pula diri manfaatkan semampunya...
mudah sekali diri lelah...
mudah sekali tunduk pada ujian yang buat diri melemah...

Suatu waktu...
terukir suatu janji...
saat Ilahi tidak lagi menjadi hal utama dalam kerajaan hati...
sering kali keinginan manusia itu, diri penuhi...
sehingga hak Ilahi tertolak ke tepi...
astaghfirullah...

Suatu waktu...
diri tersalah meletakkan harapan pada manusia...
terlajak menafsir, kalau dialah itu sebenar-benar dari Tuhan...
dan semakin sukar untuk melepaskan...
hati jadi makin kotor...
diri semakin terbeban dosa...

Lewat beberapa waktu...
saat diri menuntut janji...
saat itu keyakinan jadi lebih pasti...
itu tidak akan terpenuhi!
gagal diri mengawal diri...
dan kini akal semakin menghakimi....
betapa tempoh lama itu buat diri makin menzinakan hati...
makin bermaksiat pada Ilahi...
Ya Allah!

Saat ini...
melewati satu kata yang tidak pasti...
buat diri makin takut untuk terus menghampiri...
bahkan lebih takut untuk dihmapiri...
diri mengizini hati untuk terus menyendiri...
hanya kerana satu asbab!
untuk kembali merebut cinta Ilahi...
kembali mengutip redha Ilahi yang masih belum bisa dicicipi...
Ilahi Rabbi...
bantu diri...agar bisa menghadirkan hati...dalam usaha menggapai rahmatMu Ilahi...

Semoga suatu saat...
yang masih belum diri tempuh...
suatu saat...
yang masih belum pasti kapan tibanya...
suatu saat...
yang bisa menemukan kembali....
dengan hati yang ikhlas menerima kerana Ilahi...

buat seorang akhi...
semoga khilaf tanpa sengaja mendewasakan hati...
menebarkan iman...
andai sahaja Ilahi berkehendak...
biar benar segala tindakan Ilahi ALLAH mendahului.

"Semoga terus memburu redha jua CINTA ILAHI. Buatmu. "

WardatulHikmah
06 April 2011
0225 p.m.
Kuala Lumpur.

Tiada ulasan: