Terburu waktu. Semoga diri bisa beramanah pada tanggungjawab dengan penuh seluruh.
Amanah itu, lakukan dengan rasa tanggungjawab!
Alhamdulillah. Sempat lagi melewati hari penuh barakah. Lagi satu hari semakin hampir pada kematian. Berfikir. Termenung saya sejenak. Hari-hari yang saya lewati, sudah cukupkah untuk melayakkan diri ke SYURGA ALLAH? Usia yang saya jalani...sudah mampukah saya meninggalkan dosa dan khilaf, serta bersungguh-sungguh belajar bangkit dari khilaf? Ternyata masih tidak mampu!
Alhamdulillah. Hari ini masih diberi kesempatan oleh ILAHI RABBI, raja segala CINTA!
InshaAllah. Melewati hari-hari yang penuh dengan timbunan amanah yang tersusun rapi minta dilunaskan. Semoga dengan kudrat yang sedikit, semoga dengan kekuatan semangat yang menggunung tinggi, semoga dengan MOTIVASI ILAHI yang tidak pernah teruntuh, semoga dengan doa ibu jua ayah, jua saudara-saudara yang saya kasihi....sebisa-bisanya membantu saya menyempurnakan tanggungjawab ini.
Begitu banyak hal yang perlu dikejar. Jika tidak dengan izin Allah, pasti saya tidak lagi diberi waktu. Kerana Allah Ar-Rahman, diberi lagi kesempatan waktu melunaskannya dengan penuh rasa keimanan, jua tanggungjawab sebagai mu'min (inshaAllah). Agar saya tidak lagi mempersiakan waktu. Bahkan kesempatan ini. Ilahi Rabbi...setinggi lafaz syukur.
Amanah dengan penuh rasa tanggungjawab. Semoga dengan nama Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang...saya mampu memulakan dengan keterbukaan hati, dan pencerahan pancaindera. Demi pengakhirannya nanti...saya bisa berulang menyebut, 'Segala Puji bagi Allah'
Dengan zat Allah Yang Maha Mempermudahkan, saya memohon. Biar segala keperluan urusan saya, biar Dialah yang sentiasa mendahului. Rabbi yassir wala tu'assir.
" Mohon dijauhkan dari futur dengan jarak yang paling jauh! "
Dengan lafaz mulia, بسم الله الرحمن الرحيم
Semoga bisa disempurnakan dengan akhir kalam, الحمد لله رب العالمين
WardatulHikmah
05 April 2011
1117 a.m
Kuala Lumpur.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan