Hati semakin membentak. Rindu menjadi isteri.
MasyaAllah! Apakah maksud perasaan itu? Wal izyul billah...janganlah kiranya perasaan itu menjadi suatu musibah dalam kehidupan wanita itu.
Meniti waktu. Meniti usia. Hati kecil semakin membentak. Saat diri menuntut agar kehendak hatinya dipenuhi, baru dia merasakan bahawa mampirnya diri pada susuk lelaki itu bukan pada fitrahnya. Hanya sekadar biasa-biasa...tanpa sekelumit rasa cinta. Wanita itu semakin letih. Sudah puas dia dalam penantian. Semakin dia memohon dari Pemilik CINTA, semakin dia bingung...bahkan, semakin samar jawapannya. Benarlah kali! Hatinya terlalu banyak bermaksiat pada Tuhannya. Sehingga pilihan keimanan itu ditimbuni ribuan kemahuan keinginan nafsu yang tergesa-gesa mendapat...jua mahu menyerahkan cinta.
Ya Allah! Mampirlah pada wanita itu. Saat ini, dia benar-benar lemah. Tarik dia dari jadi bahan bakar api nerakaMu. Cegah dia agar dia tidak lagi menjadi fitnah di hati lelaki itu. Yakin dia...betapa dia tidak akan bisa mendapatkan lelaki itu. Temukan dia...pada titik pertemuan cintaMu yang benar-benar lahir dari hati hambaMu yang ikhlas menerimanya. Berikan dia petunjuk, Ya Allah!
Ilahi Rabbi! Bukakan seluas lautan rahmat kasih sayangMu! Wanita itu benar-benar membutuhkanMu. Berikan dia waktu untuk benar-benar mampir padaMu kembali. Dan kini dia benar-benar sudah terjaga! Berikan dia kesempatan waktu! Biar waktu yang tersisa bisa menjernihkan kembali hatinya, Ilahi Rabbi. Berikan dia sedikit lagi ruang waktu. Kasihani dia. Kasihani dia dengan sebenar-benar belas simpatiMu!
Jadikan kesakitan itu...kesakitan yang bisa mengikis beban dosa-dosanya. Jadikan kesakitan ini...kesakitan yang membuatkan wanita itu lebih bersyukur pada waktu yang masih tersisa. Ya Allah...bantulah dia. Berikan dia waktu!
"Bukakanlah pintu taubatMu, bagiku. Biar aku bisa mampir padaMu dengan penuh seluruh! Ilahi Rabbi...berikan aku kesempatan. Kasihanilah. Ya Rahman. Ya Rahim. Kabulkanlah! Gembirakanlah dia dengan petunjuk yang sebenar-benarnya dariMu."
WardatulHikmah
05 April 2011
0231 pagi
Kuala Lumpur.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan